Top
Gaya Hidup

Granola dan Hidup Sehat: Cocok?

Menyelami lebih dalam trend baru sarapan sehat dengan granola.

Sekian lama makan sehat diasosiasikan dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Kini datang satu pendatang baru bernama granola, yang langsung dicintai para healthy lover. Granola adalah makanan yang terdiri dari obat, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan kering, dan sedikit oil. Berbeda dengan muesli yang ‘mentah’, granola diolah dengan cara dipanggang, sehingga selain biasa dinikmati bersama yogurt/susu, granola bisa dimakan langsung sebagai snack yang crunchy dan nikmat.

Granola memiliki kandungan utama berupa obat dan kacang-kacangan, menjadikannya kaya akan serat tinggi. Inilah yang membuat granola begitu bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, membantu mengontrol kadar gula darah, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan membuat Anda kenyang lebih lama. Kacang-kacangan dalam granola juga membuat granola mengandung lemak tidak jenuk yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi peradangan.

Di sisi lain, beberapa merk granola memiliki kandungan kalori, gula, dan lemak jenuh yang lebih besar. Karena itulah perlu lebih teliti dalam memeriksa kandungan gizi dan komposisi pada label merk granola sebelum membelinya. Sebaiknya pilihlah yang tidak/sedikit mengandung gula dan lemak jenuh, juga yang mengandung serat tinggi, setidaknya 20% dari nilai harian serat yang direkomendasikan. Kandungan gula dalam granola bisa berasal dari buah kering, madu, pemanis buatan, atau sirup yang ada dalam komposisi granola. Jangan lupa untuk membandingkan kandungan kalori dengan jumlah per sajian.

Granola dapat menjadi salah satu menu sehat dalam diet Anda karena mengandung serat yang tinggi. Namun, Anda tetap harus berhati-hati terhadap bahan tambahan dan kalori yang tinggi dalam produk komersial granola, jika Anda ingin mengonsumsinya secara teratur. Jangan salah pilih produk granola, karena granola dengan komposisi paling alami adalah yang paling sehat dan bermanfaat untuk Anda.

sumber: https://hellosehat.com/apa-itu-granola-untuk-sarapan/

Cocokkah Anda dengan Pilihan Baju Anda?

Tips menyiasati fisik badan dengan pilihan baju yang tepat

Seringkali kita jumpai mereka yang tampak memaksakan pilihan baju yang kurang pas dengan postur badannya. Alih-alih pingin terlihat seksi, malah semakin menonjolkan kekurangan fisik yang dimiliki. Untuk menghindarinya, cobalah beberapa tips memilih baju yang sesuai dengan bentuk badan berikut.

1.       Berbadan kurus

Pilihlah baju model two piece daripada model terusan. Celana panjang plus kaos atau rok plus atasan lebih disarankan dibanding mengenakan baju terusan. Pasalnya, trik memisahkan bagian tubuh akan memberikan ilusi pada bentuk tubuh Anda. Setidaknya, tubuh Anda tak akan terlihat ‘rata’ dan tampak ada lekuknya. Jika Anda mesti mengenakan dress, pilihlah model yang menampilkan bentuk bahu, dada, pinggang, atau pinggul. Mengenakan ikat pinggang juga dapat menjadi pilihan untuk lebih menonjolkan pinggul Anda. Kemeja atau kaos berukuran M juga dapat dipertimbangkan untuk menyamarkan bentuk badan Anda. Tapi ingat, pilih yang bercorak, bukan yang polos agar semakin mengalihkan pandangan mata. Mengenakan baju berlapis juga bisa jadi trik untuk menambah ilusi berat badan Anda. Tapi, pastikan jaket atau blazer yang kamu kenakan tidak menutupi bagian pinggul. Jeans potongan low waist dan flat shoes juga bisa menjadi pelengkap untuk semakin memberi ilusi badan Anda tidak tampak lebih ‘panjang’ dari aslinya.

2.       Berbadan gemuk

Sebagian besar mereka yang berbadan gemuk biasanya memilih mengenakan pakaian yang longgar untuk menutupi ukuran tubuhnya. Tapi tahukah Anda bahwa pakaian longgar tersebut justru membuat Anda terlihat lebih gemuk? Cobalah kenakan baju yang pas di badan, namun tidak terlalu ketat. Baju berbentuk V-neck juga dapat dipilih untuk menciptakan ilusi Anda terlihat lebih ramping dan vertikal. Anda juga dapat pintar-pintar memodifikasi pakaian agar terlihat unik dan mengalihkan perhatian orang dari tubuh Anda. Namun tentunya jangan terlihat berlebihan. Anda juga dapat mengenakan kaos atau tanktop yang tidak terlalu ketat. Lalu padukan dengan jaket atau cardigan berbahan tipis yang bagian bawahnya tidak terlalu panjang. Kalau bisa lebih pendek dari panjang kaos Anda. Cara terbaik lain adalah dengan mengenakan baju dan celana dengan model sederhana atau polos dan berwarna gelap. Jika Anda suka baju bermotif, pilihlah jenis motif yang kecil atau bergaris vertikal. Hindari juga memilih kain dengan bahan mengkilap. Sebagai asesoris, pakailah tas berukuran kecil dan sepatu berhak tinggi.

3.       Berkulit gelap

Bagi Anda yang tergolong memiliki warna kulit sawo matang, sebaiknya hindari warna yang gelap, karena warna tersebut semakin membuat Anda terlihat kusam. Pakai ah baju dengan warna-warna pastel yang terang tapi soft. Warna biru muda, coklat muda, pink pastel, atau biru navy dapat menjadi pilihan Anda.

sumber:

http://www.hipwee.com/tips/buat-para-cewek-kurus-15-aturan-fashion-ini-wajib-kamu-catat/

http://temancantik.com/tips-memilih-baju-wanita-gemuk-agar-terlihat-langsing/